Tutorial Aplikasi SMS Encrypt

20.25 Diposting oleh Gunawan

Bagi temen2 yang pengen belajar Java Mobile (J2ME) bisa meluncur ke

http://www.openskripsi.com/new

disana di jelaskan langkah demi langkah membangun aplikasi SMS encryption

semoga bermanfaat

Aplikasi ATMOnline V2.0.1.1 menggunakan J2SE (Swing Make Over)

20.21 Diposting oleh Gunawan

Liburan panjang akhir tahun menyenangkan bisa menyelsaikan aplikasi sederhana, ya…sangat sederhana. tapi lumayan bisa bikin saya percaya diri untuk mencoba membuat aplikasi berbasis JAVA J2SE. Hasilnya kayak gini :

pertama login dahulu . Disini terdiri dari dua jenis User yaitu:

ADmin dengan :

user: admin

pass: 212

dan User biasa dengan user sesuai dengan no rekening

berikut tampilan halaman user:

Dan berikut adalah tampilan halaman administrator:

Ok…bagi yang pengen nyoba silahkan download :

File JAr hasil Final : di sini

Sourcecode : di sini

Database : di sini

Praktek PHP : Penggunaan Function

21.02 Diposting oleh Gunawan

Sebuah function merupakan sebuah nama yang kita berikan pada suatu blok program yang sewaktu-waktu dapat kita panggil dan gunakan. Sebuah function dapat diletakkan di bagian manapun, bisa di awal, tengah, dan akhir dari keseluruhan bagian kode PHP.

Berikut ini adalah contoh membuat sebuah function sederhana yang di dalamnya tidak ada statementnya.

Contoh:

<?php
function myCompanyMotto()
{
}

myCompanyMotto();

?>

Pada contoh di atas, myCompanyMotto merupakan nama function. Nama function inilah yang dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Aturan membuat nama function sama dengan ketika membuat nama variabel (lihat di Bab II). Statement/perintah dari function dituliskan di dalam kurung kurawal {}. Sedangkan perintah myCompanyMotto(); bagian paling bawah dari kode di atas merupakan cara memanggil function. Perhatikan contoh berikutnya:

Contoh:

<?php
function myCompanyMotto()
{
echo "Sabar adalah bagian dari keimanan";
}
myCompanyMotto();

?>

Pada contoh tersebut, terdapat perintah echo di dalam function. Sehingga begitu nama function dipanggil, PHP akan menampilkan teks yang di-echo-kan tersebut.

Sebuah function dapat dipanggil berulang-ulang, seperti pada contoh berikut.

<?php

function myCompanyMotto()
{
echo "Sabar adalah bagian dari keimanan";
}

echo "Selamat datang di PT. Nada Corp. <br>";
myCompanyMotto();
echo "Terima kasih atas kunjungan Anda<br>";


echo "dan ingatlah selalu... <br>";
myCompanyMotto();
?>


Fungsi dengan Parameter

Contoh function sebelumnya tidak menggunakan parameter. Peran parameter adalah sebagai input untuk function yang selanjutnya diolah oleh function tersebut. Berikut ini contoh penggunaan parameter pada function.

<?php
function UcapanSalam($nama)
{
echo "Hallo ". $nama . "!<br>";
}
?>

Pada contoh di atas, variabel $nama merupakan parameter dari function. Nilai dari variabel
tersebut akan ditambahkan pada string yang di-echo-kan.

Selanjutnya akan diberikan contoh penggunaan function dengan parameter.

<?php
function UcapanSalam($nama)
{
echo "Hallo ". $nama . "!<br>";
}
UcapanSalam("Agus");
UcapanSalam("Ahmad");
UcapanSalam("Budi"); UcapanSalam("Fauzan");

?>


Jumlah parameter dari function boleh lebih dari satu. Untuk memisahkan antar parameter digunakan tanda koma. Berikut ini contohnya.


<?php
function UcapanSalam($kepada, $dari)
{
echo $dari . " mengucapkan salam kepada ". $kepada . "<br>";
}
UcapanSalam("Ari", "Amalia");
UcapanSalam("Amalia", "Nada"); UcapanSalam("Nada", "Faza"); UcapanSalam("Fauzan", "Ari");
?>


Pengembalian Nilai (Return Value)


Sebuah function juga dapat mengembalikan suatu nilai. Function hanya dapat mengembalikan sebuah nilai saja. Nilai yang dikembalian dapat berupa suatu bilangan (bulat, real), string, maupun array, dll.


Berikut ini adalah contoh penggunaan function yang mengembalikan nilai.


<?php
function Jumlahkan($x, $y){
$hasil = $x + $y;
return $hasil;
}
$bil = 0;
echo "Nilai bil mula-mula adalah ". $bil ."<br>";
$bil = Jumlahkan(3, 4);
echo "Nilai bil setelah memanggil function adalah " . $bil ."<br>";
?>


Function Jumlahkan() di atas mengembalikan nilai dari variabel $hasil yang merupakan hasil penjumlahan dari nilai $x dan $y. Sedangkan perintah $bil = Jumlahkan(3, 4); bermakna nilai yang dikembalikan function Jumlahkan(3, 4) disimpan pada variabel $bil (dalam hal ini nilai $bil adalah 7).

Praktek PHP : Penggunaan Methode POST & GET

21.00 Diposting oleh Gunawan

Pada contoh sebelumnya penggunaan Form, kita mengirim data input dari form menuju ke file PHP untuk diproses menggunakan metode post. Selain metode tersebut, terdapat pula metode get. Lantas perbedaannya apa? Kapan kita gunakan metode post atau get? Itulah yang akan dibahas pada bab ini.

Untuk melihat perbedaan post dan get, kita akan sedikit mengubah file HTML form dan file

PHP proses.php sebelumnya.


<html>
<body>
<h2>Toko Alat Tulis Amalia</h2>
<form action="proses.php" method="get">
<select name="barangpesanan">
<option>Pensil</option>
<option>Buku Tulis</option>
<option>Ballpoint</option>
</select>
Jumlah pesanan: <input name="jumlah" type="text">
<input type="submit" value="Submit">
</form>
</body>
</html>


dan isi proses.php nya adalah


<html>
<body>
<?php
$jumlah = $_GET['jumlah'];
$barangpesanan = $_GET['barangpesanan'];
echo "Anda memesan ". $jumlah . " " . $barangpesanan . ".<br>";
echo "Terima kasih atas kesediaan Anda memesan barang dari kami!";
?>
</body>
</html>


Perbedaan kode HTML dan PHP di atas dengan sebelumnya adalah yang dicetak merah. Metode pengiriman data input dari form menggunakan get, dan dalam proses.php $_POST diganti dengan $_GET.

Apabila aplikasi di atas dijalankan, maka secara sekilas hasil yang tampak sama dengan ketika digunakan metode post. Namun, coba perhatikan URL yang tampak ketika proses.php muncul. Pada URL tersebut terdapat tambahan ?barangpesanan=...&jumlah=... setelah nama file (proses.php). Titik-titik tersebut akan diisi dengan data sesuai dengan yang diinputkan pada form.

Coba bandingkan dengan URL ketika digunakan metode post. Data isian pada form tidak ditampilkan pada URL. Sehingga inilah perbedaan antara keduanya.

Dengan demikian, hendaknya kita jangan menggunakan metode get ketika akan memproses data input melalui form. Bayangkan seandainya form tersebut digunakan untuk login atau untuk keperluan yang menyangkut privasi. Apabila Anda gunakan metode get, maka semua input data akan ditampilkan pada URL. Bisa-bisa password Anda akan kelihatan di URL (jika terdapat input password ketika login).

Untuk metode get, biasanya digunakan untuk input data melalui link (bukan melalui form). Untuk contoh aplikasinya dapat dilihat pada contoh-contoh aplikasi pada bab-bab berikutnya.